Proses Pencarian Jati Diri Menuju Kebahagiaan Yang Hakiki
Perlakuan Orang Tua Kepada anak
Perlakuan Orang Tua
|
|
Kulihat suamiku berdiri dari tempat duduknya dan kemudian dia menarik kuping Doni dengan keras.
Doni meringis.
Tak berapa lama Suamiku pergi kekamar dan keluar kembali membawa penepuk nyamuk.
Dengan garang suamiku memukul Doni berkali kali dengan penepuk nyamuk itu
Penepuk nyamuk itu diarahkan kekaki, kemudian ke punggung dan terus , terus.
Doni menangis “ Ampun, ....ayah..ampun ayah..” Katanya dengan suara terisak isak. Wajahnya memancarkan rasa takut. Dia tidak meraung.
Doni tegar dengan siksaan itu.
Tapi matanya memandangku.
Dia membutuhkan perlindunganku. Tapi aku tak sanggup karena aku tahu betul sifat suamiku.
Mereka semua pintar pintar sekolah. Mereka rajin belajar.
Ini kamu anak tertua malah malas dan tolol,,
Mau jadi beban adik adik kamu ya…he “ Kata suamiku dengan suara terengah engah kelelahan memukul Doni.
Suamiku terduduk dikorsi.
Matanya kosong memandang kearah Doni dan kemudian melirik kearah ku
Aku tidak mau lagi lihat lapor sekolahnya buruk.
"Dengar itu..!!!“
Kata suamiku kepadaku sambil berdiri dan masuk kekamar tidur.
Matanya memudar.
Aku tahu dengan nilai lapor buruk dan tidak naik kelas saja dia sudah malu apalagi di maki maki dan dimarahi didepan adik adiknya.
Tapi Doni memang engga pintar seperti Ruli dan Rini.
Kenapa ya Bunda” Wajah lugunya membuatku terenyuh.. Aku menangis “ Doni, pintar kok Doni kan anak ayah. Ayah Doni pintar tentu Doni juga pintar. “
Katanya dengan mata tertunduk “ Doni telah mengecewakan Ayah, ya bunda “
Aku dan suamiku berhamburan kekamar Doni.
Kurasakan badannya panas.
Kupeluk Doni dengan sekuat jiwaku untuk menenangkannya
Matanya melotot kearah kosong. Kurasakan badannya panas.
Segera kukompres kepalanya dan suamiku segera menghubungi dokter keluarga
Tak berapa lama matanya mulai redup dan terkulai.
Dia mulai sadar. Doni membalas pelukanku. ‘ Bunda, temani Doni tidur ya." Katanya sayup sayup.
Suamiku hanya menghelap nafas. Aku tahu suamiku merasa bersalah karena kejadian siang tadi.
Dia lahir memang ketika keadaan keluarga kami sadang sulit
Suamiku ketika itu masih kuliah dan bekerja serabutan untuk membiayai kuliah dan rumah tangga.
Ketika itulah aku hamil Doni.
Mungkin karena kurang gizi selama kehamilan tidak membuat janinku tumbuh dengan sempurna. Kemudian , ketika Doni lahir kehidupan kami masih sangat sederhana Masa balita Doni pun tidak sebaik anak anak lain.
Diapun kurang gizi.
Tapi ketika usianya dua tahun, kehidupan kami mulai membaik seiring usainya kuliah suamiku dan mendapatkan karir yang bagus di BUMN.
Setelah itu aku kembali hamil dan Ruli lahir, juga laki laki
dan dua tahu setelah itu, Rini lahir, adik perempuannya.
Kedua putra putriku yang lahir setelah Doni mendapatkan lingkungan yang baik dan gizi yang baik pula.
Makanya mereka disekolah pintar pintar.
Makanya aku tahu betul bahwa kemajuan generasi ditentukan oleh ketersediaan gizi yang cukup dan lingkungan yang baik.
Dia punya standard yang tinggi terhadap anak anaknya.
Dia ingin semua anaknya seperti dia. Pintar dan cerdas.
“ Masalah Doni bukannya dia tolol, Tapi dia malas. Itu saja. “ Kata suamiku berkali kali.
Seakan dia ingin menepis tesis tentang ketersediaan gizi sebagai pendukung anak jadi cerdas.
Mana pula orang tuaku ngerti soal gizi. Tapi nyatanya aku berhasil.
“ Aku tak bisa berkata banyak untuk mempertahankan tesisku itu.
Aku tahu alasannya.
Dia tidak ingin ada pengaruh buruk kepada kedua putra putri kami.
Dia malu dengan tidak naik kelasnya Doni.
Suamiku ingin memisahkan Doni dari adik adiknya agar jelas mana yang bisa diandalkannya dan mana yang harus dibuangnya.
Mungkinkah itu alasannya. *Bagaimanapun , bagiku Doni akan tetap putraku
dan aku akan selalu ada untuknya Aku tak berdaya.
Suamiku terlalu pintar bila diajak berdebat.
Dia nampak bingung.
Dia terlalu dekat denganku dan tak ingin berpisah dariku.
Tidak boleh hidup dibawah ketika ibumu. Ngerti. ...!!!!
Kamu harus ikut kata Ayah.
Besok Ayah akan urus kepindahan kamu ke Pondok Pesantren. “
Tapi suamiku nampak tidak peduli. “ Kamu tidak boleh mengunjunginya di pondok.
Dia harus diajarkan mandiri.
Tunggu saja kalau liburan dia akan pulang” Kata suamiku tegas seakan membaca kerinduanku untuk mengunjungi Doni.
dan Rini kelas 2 SLP.
Suamiku tidak pernah bertanya soal Raport sekolahnya
Tapi aku tahu raport sekolahnya tak begitu bagus tapi juga tidak begitu buruk.
Bila liburan Doni pulang kerumah, Doni lebih banyak diam.
Dia makan tak pernah berlebihan dan tak pernah bersuara selagi makan sementara adiknya bercerita banyak soal disekolah dan suamiku menanggapi dengan tangkas untuk mencerahkan.
Walau dia satu kamar dengan adiknya namun kamar itu selalu dibersihkannya setelah bangun tidur. Tengah malam dia bangun dan sholat tahajud dan berzikir sampai sholat subuh
Dia berubah dan berbeda dengan adik adiknya.
Dia sangat mandiri dan hemat berbicara.
Setiap hendak pergi keluar rumah,
dia selalu mencium tanganku dan setelah itu memelukku
Beda sekali dengan adik adiknya yang serba cuek dengan gaya hidup modern didikan suamiku.
Suamiku tidak menyuruhnya melanjutkan ke Universitas.
“ Nilai rapor dan kemampuannya tak bisa masuk universitas.
Sudahlah.
Aku tidak bisa mikir soal masa depan dia. Kalau dipaksa juga masuk universitas akan menambah beban mentalnya. “
Demikian alasan suamiku.
Aku dapat memaklumi itu.
Namun suamiku tak pernah berpikir apa yang harus diperbuat Doni setelah lulus dari pondok
Donipun tidak pernah bertanya.
Dia hanya menanti dengan sabar.
Suamiku sangat menjaga reputasinya dan tak ingin sedikitpun tercemar. Mungkin karena dia malu dengan cemoohan dari tetangga maka dia kadang marah tanpa alasan yang jelas kepada Doni.
Tapi Doni tetap diam.
Tak sedikitpun dia membela diri.
Polisi mencurigai Doni dan teman temannya mencuri di rumah yang ada di komplek kami.
Aku tersentak.
Benarkah itu.
*Doni sujud dikaki ku sambil berkata “ Doni tidak mencuri , Bunda.*
TIdak, Bunda percayakan dengan Doni.
Kami memang sering menghabiskan malam di masjid tapi tidak pernah keluar untuk mencuri.”
Aku meraung ketika Doni dibawa kekantor polisi.
Suamiku dengan segala daya dan upaya membela Doni.
Alhamdulilah Doni dan teman temannya terbebaskan dari tuntutan itu. Karena memang tidak ada bukti sama sekali.
Mungkin ini akibat kekesalan penghuni komplek oleh ulah Doni dan kawan kawan yang selalu berzikir dimalam hari dan menggangu ketenangan tidur.
Doni tidak protes.
Dia hanya diam dan menerima keputusan itu.
Sebelum pergi dia rangkul aku” Bunda , Maafkanku.
Doni belum bisa berbuat apapun untuk membahagiakan bunda dan Ayah.
Maafkan Doni “ Pesannya.
Diapun memandang adiknya satu satu. Dia peluk mereka satu persatu “ Jaga bunda ya.
Mulailah sholat dan jangan tinggalkan sholat. Kalian sudah besar .” demikian pesan Doni.
Suamiku nampak tegar dengan sikapnya untuk mengusir Doni dari rumah.
Tak terasa sudah enam tahun Doni pergi dari Rumah.
Setiap bulan dia selalu mengirim surat kepadaku.
Dari suratnya kutahu Doni berpindah pindah kota.
Pernah di Bandung, Jakarta, Surabaya dan tiga tahun lalu dia berangkat ke Luar negeri.
Bila membayangkan masa kanak kanaknya kadang aku menangis.
Aku merindukan putra sulungku. Setiap hari kami menikmati fasilitas hidup yang berkecukupan.
Ruli kuliah dengan kendaraan bagus dan ATM yang berisi penuh.
Rinipun sama.
Karir suamiku semakin tinggi. Lingkungan sosial kami semakin berkelas.
Tapi, satu putra kami pergi dari kami. Entah bagaimana kehidupannya. Apakah dia lapar.
Apakah dia kebasahan ketika hujan karena tidak ada tempat bernaung. Namun dari surat Doni , aku tahu dia baik baik saja.
Dia selalu menitipkan pesan kepada kami, “ Jangan tinggalkan sholat.
Dekatlah kepada Allah maka Allah akan menjaga kita siang dan malam. “
Prahara datang kepada keluarga kami. *Suamiku tersangkut kasus Korupsi.
Selama proses pemeriksaan itu suamiku tidak dibenarkan masuk kantor. Dia dinonaktifkan.
Selama proses itupula suamiku nampak murung.
Kesehatannya mulai terganggu. Suamiku mengidap hipertensi.
Dan puncaknya , adalah ketika Polisi menjemput suamiku di rumah. Suamiku terbukti melakukan tindak pidana korupsi.
Rumah dan semua harta yang selama ini dikumpulkan disita oleh negara Media massa memberitakan itu setiap hari.
Reputasi yang selalu dijaga oleh suamiku selama ini ternyata dengan mudah hancur berkeping keping. Harta yang dikumpul, sirna seketika. Kami sekeluarga menjadi pesakitan. Ruli malas untuk terus keliah karena malu dengan teman temannya.
Rini juga sama yang tak ingin terus kuliah.
Ya walau mereka sudah dewasa namun mereka menjadi bebanku. Mereka tak mampu untuk menolongku.
Baru kutahu bahwa selama ini kemanjaan yang diberikan oleh suamiku telah membuat mereka lemah untuk survival dengan segala kekurangan.
Maka jadilah mereka bebanku ditengah prahara kehidupan kami.
Ditengah aku sangat merindukan itulah aku melihat sosok pria gagah berdiri didepan pintu rumah.
Dia menghambur kedalam pelukanku. “ Maafkan aku bunda, Aku baru sempat datang sekarang sejak aku mendapat surat dari bunda tentang keadaan ayah. “ katanya.
Dari wajahnya kutahu dia sangat merindukanku.
Rini dan Ruli juga segera memeluk Doni.
Mereka juga merindukan kakaknya. Hari itu, kami berempat saling berpelukan untuk meyakinkan kami akan selalu bersama sama.
Aku tahu betul sedari kecil dia suka sekali menggambar namun hobi ini selalu di cemoohkan oleh ayahnya. Doni mengambil alih peran ayahnya untuk melindungi kami.
Tak lebih setahun setelah itu, Ruli kembali kuliah dan tak pernah meninggalkan sholat dan juga Rini. Setiap maghrib dan subuh Doni menjadi imam kami sholat berjamaah dirumah
Seusai sholat berjamaah Doni tak lupa duduk bersila dihadapan kami dan berbicara dengan bahasa yang sangat halus , beda sekali dengan gaya ayahnya
Ini karena Allah cinta kepada Ayah. Allah cinta kepada kita semua karena kita semua punya peran hingga membuat ayah terpuruk dalam perbuatan dosa sebagai koruptor. Allah sedang berdialog dengan kita tentang sabar dan ikhlas, tentang hakikat kehidupan, tentang hakikat kehormatan.
Kita harus mengambil hikmah dari ini semua untuk kembali kepada Allah dalam sesal dan taubat.
Agar bila besok ajal menjemput kita, tak ada lagi yang harus disesalkan, Karna kita sudah sangat siap untuk pulang keharibaan Allah dengan bersih. “
Doni yang tidak pintar sekolah, tapi Allah mengajarinya untuk mengetahui rahasia terdalam tentang kehidupan dan dia mendapatkan itu untuk menjadi pelindung kami dan menuntun kami dalam taubah
Ini jugalah yang mempengaruhi sikap suamiku dipenjara
Kesehatannya membaik.
Darah tingginya tak lagi sering naik. Dia ikhlas dan sabar , dan tentu karena dia semakin dekat kepada Allah.
Tak pernah tinggal sholat sekalipun. Zikir dan linangan airmata sesal akan dosanya telah membuat jiwanya tentram. Mahasuci Allah
Aamiin...ya robbal'alamiin
BUAT YANG TINGGAL DI BEKASI BIAR TAU
*BUAT
YANG TINGGAL DI BEKASI BIAR TAU*
Sejarah
lama, supaya kamu tau tentang Kabupaten Bekasi
>>>Sebelum
mekar menjadi Kota dan Kabupaten ..
1.
Kabupaten Bekasi sebelum tahun 1950 bernama Kabupaten Jatinegara. Wilayahnya
mencakup Jatinegara, Klender, Pondok
Kopi dan juga Cipinang.
2.
Pada zaman kolonial Hindia-Belanda, Bekasi ditulis dengan Bacassie. Kata
tersebut pernah ditemukan pada sebuah plang di Stasiun Lemah Abang, Kecamatan
Cikarang Utara.
3.
Bekasi mempunyai tokoh serupa Robin Hood. Namanya Entong Tolo, seorang pencuri
yang menyerahkan hasil curian ke rakyat miskin.
4.
Kawasan Industri di Kabupaten Bekasi merupakan yang terbesar di Asia Tenggara
dengan jumlah kurang-lebih 4.000 perusahaan dari berbagai negara.
5.
Jika dilihat dari Google Earth, Kompleks Perkantoran Kabupaten Bekasi berbentuk
segilima atau pentagon. Simbol pentagon memiliki makna keseimbangan.
6.
Bukti luasnya wilayah Kabupaten Bekasi dulu adalah adanya nama Jalan Bekasi
Timur dan Bekasi Barat di Cipinang dan Pondok Kopi.
7.
Bekasi mempunyai bahasa tersendiri yaitu Bahasa Bekasi yang dipengaruhi Bahasa
Betawi dan Sunda.
8.
Etnis Betawi dan Sunda adalah penduduk asli di Kabupaten Bekasi.
9.
Di Gedung Juang ’45 Tambun Selatan terdapat bunker yang terhubung ke Stasiun
Tambun.
10.
Menurut sejarawan dan antropolog Betawi, Ridwan Saidi, Bekasi dulu menjadi
pusat Kerajaan Segara Pasir di zaman pra-sejarah.
11.
Nama Kecamatan Babelan berasal dari nama tuan tanah asal Tiongkok yang bernama
Lan dan biasa dipanggil Baba Lan oleh pribumi. Baba Lan memiliki tanah yang
sangat luas.
12.
Lutung Jawa (Trachypithecys Auratus Mauritus) yang merupakan satwa endemik di
sepanjang pesisir Kecamatan Muara Gembong berada di ambang kepunahan. Saat ini
jumlahnya kurang dari 100 ekor.
13.
Masjid al-Muhajidin di Kecamatan Cibarusah pernah menjadi tempat pelatihan
Laskar Hizbullah-Salilillah pimpinan K.H. Wahid Hasyim pada tahun 1937 untuk
persiapan melawan tentara Hindia-Belanda.
14.
Dalam perjalanan menuju Jakarta dari pengasingannya di Rengasdengklok. Ir.
Soekarno sempat mampir ke Cibarusah untuk memberikan wejangan dan arahan untuk
para pejuang.
15.
Kampung Gabus di Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara memiliki julukan sebagai
Kampung Para Jawara dan terkenal seantero Jabodetabek.
16.
Pada dekade 1970-an Kali Bekasi airnya jernih sehingga dapat diminum.
17.
Bangunan tertua di Kabupaten Bekasi adalah Saung Ranggon. Terletak di Desa
Cikedokan, Kecamatan Cikarang Barat, dibangun pada abad ke-16 dan diketemukan
kembali pascahilang pada tahun 1821.
18.
Ada tiga kecamatan di Kabupaten Bekasi yang berbatasan langsung dengan Laut
Jawa, yaitu Babelan, Tarumajaya dan Muara Gembong.
19.
Di Babelan terdapat tempat dimana banyak ditemukan artefak dan fosil purbakala
yaitu Desa Buni Bakti dan Desa Muara Bakti. Di tempat itu ada sebuah situs yang
bernama Situs Buni.
20.
Belut putih adalah julukan untuk K.H. Noer Ali karena sangat sulit ditangkap
kompeni. Selain itu beliau juga menyandang julukan Singa Karawang-Bekasi.
21.
Sayur Gabus Pucung merupakan kuliner khas Bekasi yang terkenal.
22.
Palestina pernah memberikan bantuan kepada korban banjir di Bekasi pada Januari
2014.
23.
Klenteng Tek Seng Bio di Desa Karangasih adalah klenteng tertua di Kabupaten
Bekasi. Didirikan sejak abad ke-18.
24.
Di Kecamatan Muara Gembong terdapat pantai tengah laut yang timbul pascabanjir
Januari lalu. Pantai tersebut hanya muncul di sore sampai malam hari.
25.
Di Desa Ciledug, Kecamatan Setu ada sebuah bendungan kecil yang dibangun sejak
zaman Belanda yaitu Situ Rawa Buragkeng.
26.
Taman Buaya Indonesia Indah di Kecamatan Serang Baru berisi kurang-lebih 5000
ekor buaya dari berbagai jenis.
27.
Menurut masyarakat sekitar, asal nama Kecamatan Tambelang berasal dari
singkatan Tambun Belakang.
28.
Mayoritas nama desa di Kabupaten Bekasi ditulis tanpa spasi, seperti Mekarsari,
Sindangjaya, Wangunharja, Samudrajaya dan lainnya.
29.
Hanya sekitar 5% masyarakat Kabupaten Bekasi hafal himne Swatantra Wibawa
Mukti.
30.
Kesenian ujungan adalah kesenian asli Bekasi. Seni menggabungkan seni bela
diri, seni tari dan seni musik. Ujungan tengah bertahan diterpa arus
modernisme.
31.
karya ISMAIL MARZUKI untuk para pejuang wanita bekasi MELATI DI TAPAL BATAS
32.
Roman sejarah pramudiya anantatoer DITEPI KALI BEKASI
NGAKSES DI BENGKULU
Hari ini Jumat 10 Agustus adalah hari terakhir kami di Bengkulu. Sebelum meninggalkan Bengkulu kami menyempatkan diri berkunjung ke Benteng Marlborough. Hari ini Jumat 10 Agustus adalah hari terakhir kami di Bengkulu. Sebelum meninggalkan Bengkulu kami menyempatkan diri berkunjung ke Benteng Marlborough. Alhamdulillah saya bisa berkunjung ke tempat ini, apalagi tempat ini mempunyai nilai sejarah, sama halnya takala saya berkunjung ke Benteng Banten lama serta ke Kompleks Candi Muaro Jambi. Untuk Benteng Marlborough ini posisinya juga sangat indah yaitu di tepi pantai. Kita bisa melihat pemandangan sekitar pantai walaupun panas tapi tetap adem selain itu juga tidak polusi. Makanya saat disini saya sangat getol berfoto ria, memang karena saya suka tempat-tempat sejarah seperti ini. Setelah dari sini kami sholat jumat di Masjid Agung dan rencana dilanjutkan ke tempat Rumah Pengasingan Bung Karno, Tapi sayang tidak jadi dikarenakan waktu yang mepet karena penerbangan ke Jakarta pukul 02:00. Ya sudah akhirnya kami langsung ke Bandara Fatmawati Soekarno. Kami tiba diSoetta pukul 03:40 dilanjutkan naik damri hingga sampai rumah pukul 07:20.
:: Daftar Isi ::
:: Fikri Irfan Syahmi ::
:: Faris Ridwan Syahmi ::
:: Farah Hagia Sophia Syahmi ::
:: Fatih Ihsan Syahmi ::
:: Khitanan Anak ::
:: Sekolah Anakku ::
:: Pengalaman Sakit ::
:: Kita Gravitasi Bagi Semua ::
:: Ujian Sakit ::
:: Sakit Sekeluarga ::
: Mencari Sebab yang Baik dan Benar :
:: The Science of Sholat ::
:: Banten Lama ::
:: Proses Perjalanan & Hasil Ikhtiar ::
:: Metal ::
:: Menghargai Jasa Pahlawan ::
:: Rekruitment Siswa ::
:: Membongkar Rahasia ::
:: Mimpi Kerusuhan ::
:: Rekruitmen Bondowoso ::
:: Pelajaran ::
:: On The Spot ::
:: Bersyukur ::
:: Mencar Sebab Baik Benar ::
:: Kunjungan Ke Gorontalo ::
:: Perlakuan Orang Tua Ke anak ::
:: Perlakuan Orang Tua Ke anak 2 ::
:: Faris digigit Ular ::
:: Siwo Agus Hidayat ::
:: Rekruitment Lampung ::
:: Kejadian Aneh ::
:: My Twett ::
:: Retooling Undip ::
:: Rasa Sayang dan Cinta ::
:: Ngakses di Bengkulu ::
:: Hobby Membaca ::
:: Untuk Pelajaran Kita ::
:: Rasa Sayang & Cinta ::
:: Perpanjangan STNK 5 th ::
:: Mimpi Ibunda ::
:: Mungkinkah Munafik ::
:: Rahasia Illahi ::
:: Faris dan Operasi ::
:: Outbond/Soft Skill ::
:: Kota Tua ::
:: Setan yang Kesetanan ::
:: Wisata di Banten ::
:: Kolaka Utara ::
:: Pemalang dan Guci ::
Pengikut
Total Pageviews
Categories
- #BeTheGravity (1)
- From Web Tetangga (8)
- hiburan (1)
- Keluarga (21)
- mY tRIP (6)
- Pelajaran dari pengalaman teman (5)
- Singgih Files (33)
- sumber tetangga sebelah (17)
Popular Posts
-
KITA GRAVITASI BAGI SEMUA (ALAM) Di dalam realita kehidupan sehari-hari tentunya banyak kejadian yang terjadi di sekeliling kita....
-
SIWO AGUS HIDAYAT Hari ini Rabu 09 Januari 2019, saya memebuka Facebook dan tanpa saya duga saya membaca postingan terkait Siwo Agu...
-
METAL Kenapa saya suka musik metal? tentunya ada asal muasalnya, yuk kita telusuri.. awalnya saya tidak sengaja menyukai musik me...
-
Farah Hagia Sophia Syahmi Telah terlahir anak kami yang ketiga dan putri kami yang pertama. Nama : ...
-
RASA SAYANG DAN CINTA Setidaknya rasa sayang dan cinta itu memang fitrah manusia. Ia timbul di dalam hati kita, dan kita pun tak bisa...
-
Pemalang Silahturami Saudara (tidak disangka) Dalam tiga hari ke depan yaitu tanggal 3-5 Juli (rabu-Jumat) kami, saya dan Kiki, enak d...
-
Khitanan Anak Bekasi Sabtu 14 Juni 2014 Pada hari dan tanggal tersebut adalah saat anak-anak kami melaksanakan khitanan . rencana un...
-
MUNGKINKAH MUNAFIK??? Kita bergaul tidak terlepas dari penilaan orang lain, baik penilaian yang positif ataupun yang negatif. Seper...
-
FATIH SAKIT Rabu 30 Agustus 2023 Sore ini (16:33) kami (saya dan istri) mengantarkan Fatih Ihsan Syahmi berobat ke klinik Amelia yan...
-
SEMUA AKAN KEMBALI KEPADA ALLAH I Pertengahan bulan April tepatnya tanggal 23 tahun 2021 istri saya sempat mengecek kehamilan dengan t...













.gif)



.gif)