Endoskopi

Kamis, 28 Juni 2018

Apa itu Endoskopi: Gambaran Umum, Keuntungan, dan Hasil yang Diharapkan

Pengertian dan Gambaran Umum

Endoskopi adalah tindakan non bedah yang digunakan untuk memeriksa saluran pencernaan dari pasien dan, dalam beberapa kasus, disertai pengobatan, jika sudah memungkinkan. Tindakan ini menggunakan endoskop, tabung lentur (fleksibel) dengan kamera yang melekat pada salah satu ujungnya. Kamera tersebut mengambil gambar bagian dalam dari saluran pencernaan, memungkinkan dokter yang memeriksa untuk melihat gambar tersebut melalui layar televisi yang terhubung dengan endoskop.
  • Jenis-jenis Endoskopi

Terdapat banyak cara melakukan endoskopi. Beberapa diantaranya adalah:
Endoskopi atas – endoskopi atas dilakukan dengan cara memasukkan endoskop melalui mulut, tenggorokan, dan turun ke kerongkongan. Cara ini digunakan ketika dokter perlu memeriksa kerongkongan, lambung, dan usus kecil, khususnya di bagian atas.
Sigmoidoskopi atau kolonoskopi – adalah dua tindakan serupa yang memasukkan endoskop melalui rektum menuju usus besar atau kolon. Cara ini dilakukan ketika diperkirakan terjadi permasalahan dengan usus besar.
Endoscopic retrograde cholangiopancreatography (ERCP) – Cara ini adalah jenis endoskopi khusus yang memeriksa kandung empedu dan pankreas. Cara ini juga digunakan untuk memeriksa bagian tubuh yang berada di sekitar tempat yang sama. ERCP juga terkadang digunakan untuk menghancurkan batu empedu yang terdapat di saluran empedu.
Endoscopic ultrasound (EUS) – Cara ini menggabungkan endoskopi dengan teknologi gelombang ultrasound untuk memperoleh informasi yang berguna terhadap keadaan dan kesehatan saluran pencernaan.
Biopsi (pengambilan contoh jaringan tubuh) – Dokter Anda juga mungkin menggunakan endoskop selama tindakan endoskopi untuk memperoleh contoh jaringan dari saluran pencernaan. Alat khusus akan digunakan untuk mengangkat jaringan dari daerah yang terinfeksi. Contoh jaringan ini kemudian akan dianalisis untuk menentukan apakah terdapat penyakit tertentu.
Perawatan – selama tindakan endoskopi, jika dokter Anda menemukan beberapa masalah, tindakan ini pula dapat dimanfaatkan untuk melakukan perawatan. Sebagai contoh, jika tindakan ini menunjukkan adanya pendarahan di saluran pencernaan, dokter Anda dapat memasukkan alat lain melalui endoskop untuk menghentikan pendarahan tersebut. Begitu juga jika ditemukan polip dan pertumbuhan lain, endoskop dapat digunakan untuk membersihkannya.

Kapan Endoskopi digunakan?

Endoskopi utamanya digunakan dalam mendiagnosis dan merawat gangguan pencernaan. Penyakit yang memengaruhi saluran pencernaan biasanya memengaruhi beberapa organ lainnya, dimulai dari mulut sampai ke anus.
Endoskopi biasanya digunakan untuk memeriksa penyakit-penyakit pencernaan, antara lain:
  • Obstruksi usus (penyumbatan usus)
  • Peradangan saluran pencernaan
  • Batu empedu
  • Radang lambung
  • Radang lambung dan usus kecil
  • Wasir
  • Intoleransi laktosa
  • Ulkus peptikum (luka pada lambung atau usus 12 jari)
  • Kolitis ulserativa (peradangan pada usus besar)
  • Anemia
  • Pyrosis (sensasi terbakar pada ulu hati/dada)
  • Mulas
  • Penyakit celiac (Intoleransi pada gluten)
  • Kanker saluran pencernaan, seperti kanker usus besar, kanker kandung empedu, dan kanker lambung

Endoskopi digunakan untuk melihat gejala-gejala atau adanya:
  • Pendarahan saluran pencernaan bagian atas
  • Peradangan dalam saluran pencernaan/usus
  • Polip atau pertumbuhan abnormal lain dalam usus besar

Selain kegunaannya dalam pengobatan saluran pencernaan bagian atas, endoskopi juga digunakan sebagai peralatan tambahan untuk mendiagnosis atau memperkuat diagnosis yang berkaitan dengan beberapa masalah kesehatan di sistem tubuh lainnya. Berikut ini adalah beberapa contoh dari fungsi lain endoskopi:
  • Rhinoskopi – pemeriksaan pada hidung
  • Bronkoskopi – pemeriksaan pada saluran pernapasan bagian bawah
  • Otoskopi – pemeriksaan pada telinga
  • Ginoskopi – pemeriksaan pada sistem reproduksi wanita, termasuk pada mulut rahim, kandungan, dan tuba falopii
  • Selama kehamilan – untuk memeriksa ketuban atau janin
  • Bedah tulang (ortopedi) – melibatkan pelepasan endoskopi pada terowongan karpal di pergelangan tangan dan rekonstruksi sendi lutut.

Gejala utama

Para dokter biasanya menyarankan endoskopi ketika pasien mengalami gejala-gejala berikut ini:
  • Nyeri perut
  • Kesulitan menelan
  • Perubahan dalam buang air besar
  • Konstipasi/sembelit berkepanjangan/kronis
  • Diare kronis
  • Gas
  • Kembung
  • Mual
  • Muntah
  • Buang-buang air besar

Endosokopi adalah tindakan diagnosis dan perawatan yang aman serta umum digunakan. Endoskopi memiliki tingkat keberhasilan tinggi serta sedikit risiko dan kemungkinan komplikasi, termasuk:
  • Perforasi (pelubangan) dinding usus
  • Infeksi
  • Pendarahan
  • Efek negatif yang diakibatkan oleh obat penenang.

Dokter Anda akan mendiskusikan tindakan tersebut secara rinci sehingga Anda dapat mengetahui dan merasa tenang untuk menjalani endoskopi.

Siapa yang Anda Temui

Jika Anda mengalami beberapa gejala sehubungan dengan perut, daerah perut, dan buang air besar, Anda dapat menemui dokter keluarga atau spesialis bagian dalam untuk pemeriksaan. Jika penyebab lain tidak memungkinkan, dokter Anda akan menyarankan endoskopi atau sigmoidoskopi, jika memang dibutuhkan.
Jika Anda membutuhkan ERCP atau EUS, atau jika dokter keluarga Anda mencurigai adanya permasalahan yang lebih serius atau kronis, mereka mungkin akan merujuk Anda kepada spesialis pencernaan atau ahli bedah saluran pencernaan bagian atas. Mereka adalah dokter kesehatan yang memiliki spesialisasi dalam mendiagnosis dan merawat penyakit-penyakit yang berhubungan dengan saluran pencernaan bagian atas atau penyakit-penyakit yang berhubungan dengan sistem pencernaan. Dokter spesialis pencernaan dituntut untuk mengikuti pelatihan khusus tentang endoskopi karena alat ini sangat penting untuk digunakan dalam spesialisasi mereka.

Persiapan dan Penyembuhan

Jika Anda dijadwalkan untuk melakukan endoskopi, Anda harus melakukan beberapa persiapan, sebagai berikut:
  • Menjaga pola makan – Anda tidak diperkenankan untuk makan selama 6-8 jam sebelum tindakan dilakukan. Hal ini dikarenakan untuk mendukung pemeriksaan usus besar, seluruh kotoran harus dibersihkan beberapa jam sebelum tindakan dilakukan. Untuk itu, Anda akan diberikan obat pencahar pada hari sebelum Anda dijadwalkan untuk endoskopi.
  • Penenang – Anda akan diberikan obat penenang agar Anda tetap merasa nyaman selama tindakan. Obat ini akan membuat Anda tenang dan tertidur. Obat penenang ini akan membuat Anda berada dalam kondisi ini selama satu jam, selama tindakan dilakukan. Setelah terbangun, Anda akan mengingat sedikit atau bahkan tidak sama sekali bahwa Anda telah melakukan endoskopi.
  • Pembiusan umum – Endoskopi biasanya dilakukan dengan pembiusan. Beberapa contoh kasus tersebut adalah ketika pasien masih sangat belia dan ketika rencana tindakan melibatkan tindakan yang lebih rumit.
Setelah endoskopi, pengaruh dari obat bius atau obat penenang akan menghilang secara bertahap. Anda akan diminta untuk tetap tinggal di rumah sakit untuk tinjauan dan pemantauan lebih lanjut. Rasa tidak nyaman yang tertinggal seperti kembung atau sakit ringan pada tenggorokan akan hilang dengan sendirinya pada beberapa hari pertama setelah tindakan dilakukan. Dalam beberapa jam, Anda akan diperbolehkan untuk makan dan minum, dan dapat keluar dari rumah sakit namun tetap beristirahat. Bagaimana pun juga, Anda tidak akan diperkenankan untuk mengemudi pada hari yang sama karena Anda masih berada di bawah pengaruh obat bius atau obat penenang. Siapa yang akan mengemudikan Anda kembali ke rumah harus direncanakan sebelum tindakan dilaksanakan.
Referensi:
  • Gastrointestinal Endoscopy: http://www.giejournal.org
  • World Journal of Gastrointestinal Endoscopy
  • Surgical Endoscopy, Official Journal of the Society of American Gastrointestinal and Endoscopic Surgeons (SAGES) and European Association for Endoscopic Surgery (EAES)
  • Endoscopy, Journees Francophones d’Hepato-Gastroenterologie et d’Oncologie Digestive (JFHOD)
Bagikan informasi ini:

Pelajaran

Jumat, 13 April 2018


Fokus ke Foto Bapak Sebelah Kiri, Ribuan Netizen Menangis Terharu 

Bintang.com, Jakarta Setidaknya foto yang diunggah oleh pemilik akun Facebook Restoris A. Fatiha pada 18 Oktober ini telah di share sebanyak 8.697 kali dan mendapatkan 2000 lebih komentar. Lalu sebenarnya foto apakah itu sehingga bisa menarik perhatian ribuan masyarakat dunia maya tersebut? Jika dilihat foto tersebut diambil di dalam gerbong kereta.
Dalam foto terlihat ada orangtua yang tengah asyik berfoto bersama anak laki-lakinya. Dan disebelah kiri terlihat seorang bapak tengah memeluk seseorang. Ya, lihat lebih jelas foto bapak yang ada di sebelah kiri. Bukan anak kecil, melainkan kakek-kakek yang tengah dipeluk oleh bapak-bapak yang mengenakan jaket hitam tersebut.
Bersama tiga foto yang diunggahnya, Restoris A. Fatiha menuliskan,”Sayangilah orang tuamu, sebagaimana orang tuamu menyayangimu, membesarkanmu, mendidikmu, dan merawatmu dengan sepenuh hati... Pagi ini jam 06.20 WIB di dalam kereta api prameks tujuan Kutoarjo-Solo saya melihat sesuatu yang membuat hati saya langsung merindukan orang tuaku, langsung membuat "trenyuh" dan rasanya pengin meneteskan air mata.”

“Sebuah tindakan yang terlihat sederhana, tapi sangat bermakna dan sangat berarti bagi orang yang melihatnya. Awalnya saya melihat seseorang yang mungkin berusia sekitar 50an tahun duduk bersama/berdampingan dengan orang tuanya yang mungkin berusia sekitar 75-80an tahun, selang beberapa saat si orang tua tampak mengubah posisi duduknya bersandar di tubuh anaknya yang sedang menerima telepon, dan seketika itu pula orang yang sedang menerima telepon tersebut mengubah posisi tangan kanannya memeluk/maerangkul orang tuanya dengan penuh kasih sayang, selayaknya orang tua yang sedang merangkul/memeluk anak-anak yang masih kecil. Sungguh pemandangan yang sangat sederhana ini mampu menggugah hati dan mengingatkan kita sebagai seorang anak untuk selalu menyayangi dan mencintai orang tua kita walaupun dengan cara yang sederhana,” lanjut cerita akun Facebook Restoris A. Fatiha.
Ya, sebuah pemandangan sederhana yang telah membuat ribuan netizen menitikan air mata lantaran langsung mengingat kembali kenangan bersama ayah-ayah mereka. “Teringat kedua orang tua. Belum sempat aku balas kebaikan mereka. Semoga amal baik mereka selama masih hidup bisa membawa mereka disisi Tuhan YME. Amin,” tulis komentar pemilik akun Facebook Susana Pioto. Sementara itu, pemilik akun Facebook Aminah berkomentar,”Sesuatu yang sederhana tetapi menjadi luar biasa karena di zaman sekarang jarang terjadi. Semoga si anak tersebut selalu diberi keberkahan oleh Allah. Amin.

on the spot edisi 21 Maret 2018

Rabu, 21 Maret 2018
on the spot edisi 21 Maret 2018

On The spot edisi kali ini menarik bagiku, karena membahas permasalahhan mahluk astral. Saya akan ringkas dalam bentuk tulisan perihal tersebut diatas sebagai berikut:

Ternyata kita bisa menciptakan mahluk astral. Penasaran bukan sayapun demikian hingga yang awalnya ingin mandi jadi tertunda gegara tayangan tersebut. lanjut ke topik.. yaa kita bisa menciptakan mahluk astral. Berawal dari penelitian terhadap beberapa orang selama tiga hari di sebuah tempat. Kita tahu sendiri orang bule itu berpikiran logis dan jauh dari pemikiran-pemikiran yang berbau mistis jadi mereka tidak percaya terhadap mahluk astral. Dari pola pikiran mereka hari pertama dan hari kedua tidak terjadi apa-apa dan mereka tidak merasakan hal-hal yang aneh, semuanya biasa saja tapi memasuki hari ketiga atau hari terakhir, barulah mereka merasakan apa yang belum pernah mereka rasakan selama ini. Mereka merasakan rasa takut, bulu kuduk merinding, adanya sekelebat-sekelebat bayangan, rasa mual dan pusing serta adanya mahluk yang dapat menembus dinding. akhirnya pada hari terakhir inilah barulah mereka mengalami kejadian mistis yang selama ini mereka belum ataupun tidak percaya.

Kejadian tersebut di atas bukanlah tanpa sebab, yaa benar ada sebab ada akibat. Kejadian tersebut memang sudah dikondisikan dalam artian dihari pertama dan kedua, mereka dibiarkan saja tanpa pengaruhi oleh rekan-rekan team dalam suatu riset. pada hari terakhirlah team yang berada diluar peserta memberikan sinyal frekuensi gelombang rendah di area tempat tersebut. Dijelaskan pula dalam tayangan televisi tersebut, gelombang rendah itu merupakan gelombang yang dapat menembus dinding serta menimbulkan bayangan-bayangan serta dapat mempengaruhi otak manusia. Atas kejadian tersebut, maka peserta pada malam terakhir merasakan aura mistis seperti tersebut di atas yang sebelumnya mereka tidak merasakan, ternyata penyebabnya adalah frekuensi gelombang rendah yang ditujukan kepada mereka.

Dalam acara tersebut, dihadirkan pula dua narasumber yang memberikan keterangan akan peristiwa tersebut. Mereka mengatakan kita hidup tidak sendiri ada kehidupan lain yang tidak tampak berupa mahluk astral. Mahluk-mahluk tersebut terbagi dua lagi yaitu ada yang dapat dideteksi oleh paranormal dan ada yang tidak dapat terdeteksi oleh paranormal. Mahluk yang tampak oleh paranormal dapat dikatakan memang benar-benar mahluk astral ataupun mahluk halus, sedang mahluk astral yang tidak tampak oleh paranormal adalah bukan mahluk benaran nyata, itu hanya merupakan halusinasi atau imajinasi seseorang dan hanya orang yang bersangkutan yang dapat melihatnya. Sedangkan kalau mahluk astral benaran orang lainpun dapat melihat atau diperlihatkan.

Kenapa halusinasi dapat muncul? halusinasi dapat muncul takala kondisi kita lelah , mengantuk ataupun sedang marah. Pada kondisi tersebutlah frekuensi yang ada pada diri orang tersebut rendah. Jika frekunsi rendah, maka timbulah halusinasi ataupun imajinasi (khayalan). Teringat akan tulisan saya sebelumnya kurang lebih isinya sbb: ada orang yang mengatakan "jika ada orang dapat melihat jin, itu artinya kelemahan" ditulisan tersebut sayapun bertanya, kenapa disebut "kelemahan?" bukankah itu merupakan kelebihan (karena bisa melakukan/melihat sesuatu yang orang lain tidak dapat melihatnya). Tapi begitu melihat tanyangan di televisi tersebut, sayapun menyimpulkan hal yang berbeda dari pertanyaan saya diatas. kesimpulan saya.. jangan-jangan benar, orang yang dapat melihat jin ataupun mahluk astral itu, merupakan kelemahan. Coba perhatikan orang yang mengalami berhalusinasi, imajinasi sehingga dapat melihat mahluk astral (dalam tanda kutip), adalah orang yang lelah, orang yang mengantuk, orang yang marah ataupun orang emosi. Orang-orang seperti tersebut, bukanlah orang-orang yang dalam posisi kuat melainkan orang yang dalam posisi lemah, tidak terjaga, tidak terkontrol ataupun berpikiran kosong. akibatnya dari hal tersebut, munculah halusinasi dan imajinasi yang seolah-olah itu semua merupakan penampakan dari mahluk astral, sejatinya itu adalah merupakan halusinasi  dan hanya orang yang bersangkutalah yang merasakan ataupun melihatnya.

itulah kesimpulan semetara dari saya yang masih banyak kurangnya dan tentunya akan direvisi lagi sejalan penambahan ilmu terkait dengan ada kehidupan di luar manusia.

silhakan klik disini untuk melihat video tersebut:  https://youtu.be/Mw_rM148qeI




KEJADIAN ANEH

Jumat, 09 Februari 2018
KEJADIAN ANEH

Hari ini Jumat tanggal 09 Februari 2018 ada kejadian aneh yang saya alami. Adapun kejadiannya sbb:

Saya sedang melaksanakan pekerjaan opname di sekitar hotel kantor. Berhubung untuk mengopname pekerjaan di perlukan masuk kedalam dalam kamar hotel, hotel tersebut terdiri dari tiga lantai dan satu lantai lagi lantai merupakan tempat toren air. Dalama opname ini satu kamar hotel mewakili satu lantai. Kami dikasih 2 buah kunci yaitu kunci lantai satu dan kunci lantai tiga. Kunci lantai dua tidak dikasih karena sudah ada kamar yang terbuka. Setelah mendapatkan kunci, barulah kami berdua mulai opname pekerjaan. Kami memulainya dari lantai satu, kami lihat nomor kunci dan kamar cari kamar dengan nomor yang tertera di kunci. Pintu kami buka dan opnamepun kami mulai. Begitu lantai satu selesai diopname barulah kami beranjak ke lantai dua. Dilantai dua kami tidak memerlukan kunci karena  sudah ada pintu kamar yang dibuka. Kami cari kamar yang terbuka lalu kami mulai opname, begitu selesai barulah kami berdua ke lantai tiga (kami sambil mengucapkan "yuuk ke lantai tiga". Setelah mendekati lantai lantai tiga dan posisi masih ditangga, saya heran... kok lantai tiga seperti ini dalam benakku. Saya ingat-ingat lagi,  dan ternyata ini mah bukan lantai tiga melainkan lantai yang paling atas alias tempat toren air begitu pula dengan teman opname saya dari pihak pelaksana merasa heran...dia berkata berarti yang kita naiki tadi sebelum kesini lantai tiga dong.. Kamipun tak habis pikir kenapa bisa demikian..? kami berdua saat mengawali pekerjaa opname ini dalam kondisi sadar dan  terencana  kenapa bisa jadi begini yaa..?  akhirnya kamipun turun ke lantai dua untuk menghitung hasil pekerjaan yang akan di opname walau masih dalam kondisi percaya tidak percaya dengan apa yang barusan kami alami.  Setelah selesai melakukan opname barulah kami turun ke lantai satu dan meninggalkan area hotel. tersebut.

KEJADIAN ANEH YANG KEDUA
Setelah siangnya mengalami hal aneh tersebut, malamnyapun saya mengalami kembali. Kejadiannya di rumah tinggal saya persisnya di area samping rumah.  adapun kejadiannya sbb:

Saat ini kami (saya dan anak-anak) keluar rumah melalui pintu samping untuk melihat taman beberapa lama, setelah selesai melihat taman barulah kami masuk. Sebelum meninggalkan area samping ini, pintu saya kunci terlebih dahulu setelah itu baru kami masuk kerumah. Selang beberapa lama dan anggota keluarga kami  pergi kesamping tidak ada kejadian aneh, termasuk istri saya yang baru saja menghangatkan makanan untuk makan malam.  Setelah makan malam barulah saya ke samping dan saya terkejut, kenapa pintu samping terbuka? padahal sudah saya kunci sebelumnya. Awalnya saya pikir istri yang buka pintu samping agar adem tapi setelah saya tanya ke istri ternyata istri tidak membuka itu pintu dan saat istri menghangatkan makanan juga pintu masih tertutup.

sayapun berpikir ada apa ini dalam satu hari ada kejadian aneh dua kali. Ini artinya ada kekuatan lain yang menggerakan pintu serta ada kekuatan lain yang yang mengelabui kesadaran kami dan kenapa hal tersebut dapat terjadi. terutama yang mengelabui kesadaran kami. Karena hal tersebut terjadi sepertinya diri saya dan teman saya mengijinkan kekuatan lain untuk mengelabui kesadaran kami. Atau kaminya yang tidak terfokus dalam berdoa minta perlindungan dalam melaksanakan pekerjaaan tersebut.

OUTBOND/SOFT SKILL dan RASA SYUKUR

Minggu, 28 Januari 2018

OUTBOND/SOFT SKILL dan RASA SYUKUR


Aktifitas kita sehari-hari tentunya bervariasi dan terbagi-bagi menjadi beberapa bagian aktifitas. Misalnya aktifitas kita saat dikantor itu terdiri dari apa saja, saat kita di rumah bersama keluaraga apa saja dan tentunya masih banyak lagi yang merupakan pengulangan aktifitas kita dimulai dari sehari-hari yang menjadi aktifitas yang berminggu-minggu lanjut berbulan-bulan bahkan hingga bertahun-tahun. Aktifitas tersebut tentunya akan berpengaruh terhadap diri kita, seperti rasa: puas, menyenangkan, suntuk, jenuh sedih dan lain-lain. Saya sendiripun juga sempat mengalami hal tersebut di atas, apalagi disaat perasaan kita suntuk, jenuh atau sejenisnya, ingin rasanya lari dari kenyataan atau melakukan aktifitas yang kita senangi tanpa terkekang dan terbelenggu oleh suatu aturan baku, misalnya seperti pergi ke pantai, camping ataupun berpetualang dengan alam. Uuihh sungguh mengasyikana sekali jika hal tersebut dapat terlaksana.


Saat di Hotel
Alhamdulillah di Bulan tepatnya pada hari Kamis-Minggu tanggal 9-12 Maret 2017 saya mengikuti kegiatan soft skill, walaupun awalnya sempat ragu dan takut. Karena sebelum-belumnya ada pula kegiatan softskill yang pernah dilaksanakan seperti di Halim dan Ragunan yang dikelola oleh Militer dan kegiatan tersebut menurut teman-teman yang mengikutinya tidak pas untuk kita (megingat usia dan jenis pekerjan kita) dan menurut saya sendiri juga tidak pas setelah mendengar cerita-cerita dari teman yang mengikutinya, karena saya sendiri tidak mengikuti acara tersebut.. Nah itulah yang saya dan teman-teman takutkan, jangan-jangan sama seperti tersebut di atas. Tapi berhubung softskill yang di bulan Maret ini merupakan gelombamg ke tiga jadi sudah tahu jenis softskill apa yang akan dijalankan dari gelombang-gelombang sebelumnya. Softskill kali ini ternyata meneyenangkan seperti off road dan camping, woow bener nih seperti itu.
Tenda Penginapan
Siap-siap off Road


Sampailah pada hari yang ditunggu pelaksananaan softskill di lembang dan benar memang mengasikkan dan meyenangkan acara ini. Kita mendapat materi softskill yang bagus sekali untuk pengembangan ataupun mengupgrade pribadi kita menuju perubahan yang lebih baik itu untuk materi di dalam ruangan sedang untuk materi diluar ruangan seperti di alam terbuka, lebih menyenangkan lagi yaitu berupa camping dengan segala problematikanya serta offroad yang luar biasa sekali dan ini merupaka pengalaman saya yang pertama kali dan yang memang saya cita-citakan sebelumnya.

Persiapan makan pagi


Acara makan malam diiringi hujan rintik-rintik


Bersyukur saya mendapatkan kesempatan yang sangat baik ini, apalagi saya suka sekali dengan alam dan bahkan dalam hidup saya, saya senang dengan kata-kata ataupun kenyataan “menyatu dengan alam” entah kenapa saya suka sekali dengan kata-kata tersebut. Karena menurut saya alam itu memberikan pelajaran kepada kita semua dan alam itu tidak bisa disalahkan kalaupun ada bencana alam itupun sudah kehendak Allah ataupun memang kesalahan dari manusianya yang tidak mengharagai alam, seperti merusak ekosistem alam sekitar kita sehingga menimbulkan akibat dari kerusakan tersebut seperti kebanjiran, longsor, kebakaran dan lain-lain.Itu merupakan akibat dari sebab yang kita timbulkan.


Foto bersama Supriyanto (satu perjuanagan di awal masuk kerja)


Berkaitan dengan alam dan menyatu dengan alam (hehehe jangan disalah artikan), ada hal unik yang saya lakukan saat saya camping yaitu: di saat saya camping ataupun mendaki gunung bahkan naik menuju kawah ataupun air terjun,tentunya memakan waktu berjam-jam bahkan bisa seharian, itu semua memakan energy yang luar biasa apalagi dilakukan bukan dari kalangan professional dalam artian tidak ada latihan khusus yang dilakukan untuk mendaki gunung. Kalau dikatakan capai yaa memang capai dan dilanjutkan degan rasa pegal-pegal pada sekujur tubuh, tapi anehnya yang saya alami tidak seperti itu. Rasa capai yang saya alami tersebut tidak dibarengin dengan rasa pegal-pegal pada sekujur tubuh dan biasa-biasa saja. Padahal jika saya melakukan sesuatu yang diluar kebiasaan dan memakan energy katakanlah seperti olah raga dan setelah selesai olahraga, maka saya akan meraskan sekujur tubuh saya akan remuk alias pegal-pegal yang seminggu kemudian barulah rasa pegal-pegal tersebut bisa hilang, tapi hal ini berbeda jika saya lakukan di alam ataupun digunung hal tersebut saya tidak pernah rasakan. Itulah mungkin energy alam yang menunjukan kekuatan Tuhan yang Maha Kuasa yaitu Allah. SWT.

Foto satu team sebelum pulang


Adapun outbond yang kami laksanakan disini adalah offroad yaitu mengendarai kendaraan jeep dilahan yang terjal penuh bebatuan yang besar serta kondisi tanah yang basah. Hikmah yang dapat saya petik dari offroad ini adalah sikap pasrah ataupun iklas dengan apa yang kita hadapi. Karena disaat kendaraan bergonjang-ganjing kekanan kekiri jika kita tidak pasrah, maka hal tersebut akan membuat tubuh kita terpelanting dan dapat menimbulkan cedera, karena kita melawan gaya yang seharusnya kita serah gaya. Pasrah disini tentunya juga dibarengi dengan tangan kita yang berpegang pada body mobil agar kita tetap aman dan terkendali. Kita tetap berpegangan pada body mobil sebagai sandaran kita jika diimpelmentasikan dalam kehidupan sehari-hari artinya dalam menggapai sesuatu, usaha harus tetap ada plus doa dan tawakal, hasilnya apapun tetap kita terima dengan iklas. Karena jika kita tidak iklas menerima hasil tersebut, tidaklah akan mengubah hasil tersebut. Tetap hasilnya sama hanya saja jiwa kita akan menderita karena tidak bisa menerima kenyataan yang ada.

Saat istirahat di pertengahan jalan
Ambil gambar dulu ahh..

Foto satu team saat offroad



Sedangkan outbond yang versi kedua yang dilaksanakan di bandung, tepatnya di Soreang Pengalengan pada hari Jum’at- Ahad tanggal 26-28 Januari 2018 berupa rafting dan paintball. Untuk yang pertama yaitu rafting atau istilahnya adalah arung jeram tidak kalah menariknya dengan offroad. Kalua di rafting ini kita ditantang oleh terjalnya air yang dikombinasikan dengan bebatuan-bebatuan yang besar. Maka dalam rafting ini kita diwajibkn menggunakan peraltan-peraltan tambahan seperti: Pelampung, Helm, sepatu, flip line, peluit dan tentunya perahu (boat). Disamping peralatan tersebut, kita juga harus dapat menguasai boat yang kita tumpangi dengan bantuan dayung dan gerakan-gerakan tubuh kita sesuai aba-aba atau tiupan peluit. Dengan demikian maka kitapun akan dapat mengarahkan arah dari boat tersebut dan tidak terjebak dibebatuan. Hikmah yang dapat diambil dari rafting ini adalah; rasa bersyukur dan takjub dengan ciptaan Allah, team work, kepemimpinan (patuh pada komando) serta keberanian (niat dan tekad yang kuat). Tanpa itu semua maka acara rafting ini tidak akan berjalan secara baik.

Ambil Gambar Sebelum Rafting dimulai

Rafting dimulai

In Action



Istirahat dahulu
 

In Action Part Two

Sedangkan outbond yang kedua dilaksanakan setelah rafting adalah paintball. Painball ini tidak kalah dengan yang saya sebutkan di atas. Dipaintball ini di perlukan keberanian, startegi, kepatuhan, energy, kecepatan dll. Karena yang kita hadapi adalah lawan yang mempunyai tujuan yang sama, maka siapa yang unggul dalam segalnay (apa yang sudah saya sebutkan di atas) merekalah yang patut menang. Ibarat seperti dalam peperangan, yang berhasil merebut bendera dan tanpa tertembak/selamat, maka team itulah yang dinyatakan menang. Dalan permainan inipun menggunakan senjata dan peluru karet yang berisi cairan berwarna. Jika peluru ini mengenai kita tanpa alat pelindung, jangan tanya sakitnya… makanya dalam paintball ini wajib menggunakan alat pelindung diri.





Perjalanan Sebelum Rafting


Alhamdulillah saya dapat merasakan permainan/outbond tersebut diatas dan tentunya rasa syukur saya kepada sang Penciptan Allah SWT yang telah memberikan kesempatan untuk lebih mengenalMU melalui alam. Tulisan ini saya tulis merupakan ungkapan rasa syukur serta pemikiran tentang penciptaan alam semesta, apalagi saya suka sekali dengan alam seperti diawal tulisan saya yaitu“bersatu dengan alam”mengutip ayat Al’Quran Ali Imron ayat 191 “ (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam kedaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata) “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini sia-sia, Maha Suci Engkau maka peliharalah kami dari siksa neraka”alam semesta itu merupakan ayat-ayat kauniyah yaitu ayat atau tanda yang wujud disekeliling kita yang diciptakanoleh Allah. Ayat-ayat ini adalah dalam bentuk benda, kejadian, peristiwa dan sebagainya yang ada dialam ini. Oleh karena alam ini hanya mampu dilaksanakan oleh Allah dengan segala sistem dan peraturanNYA yang unik, maka ia menjadi tanda kehebatan dan keagungan PenciptaNYA.

Saat Masih di Bekasi (hayoo, saya yang mana?)
Persiapan Berangkat ke Lokasi

Kebon Teh
Foto Bersama di Kebun Teh (saya dimana ya?)


kembali ke back to Nature